6 Perbedaan Ekonomi Syariah & Ekonomi Konvensional

0
79
perbedaan ekonomi syariah dan ekonomi konvensional

Perbedaan ekonomi syariah dan ekonomi konvensional secara prinsip.

Di negara Indonesia terdapat beberapa contoh variasi produk keuangan syariah seperi yang terdapat di pegadaian syariah yang menyediakan penjualan emas, pendanaan pengusaha mikro hingga pendanaan untuk kendaraan bermotor.

Sebenarnya apa sih ekonomi syariah itu.?

Ekonomi syariah atau yang disebut juga dengan ekonomi Islam adalah bentuk percabangan ilmu ekonomi yang dilandaskan pada nilai nilai islam. Ekonomi islam ini melandaskan pada syariat islam yang berasal dari Al Qur’an dan sunnah , ijma’, dan Qiyas. Berikut adalah karakteristik ekonomi syariah, antara lain:

Menggunakan Sistem Bagi Hasil Salah satunya yaitu prinsip ekonomi syariah adalah pembagian kepemilikan yang mengedepankan keadilan yang artinya, keuntungan yang diperoleh dari aktivitas ekonomi dibagi secara adil, misalnya dalam perbankan syariah ada bagian keuntungan untuk bank maupun untuk nasabah.

Prinsip dasar ekonomi syariah – pengertian ekonomi syariah

Menggabungkan antara Nilai Spiritual dan Material

Ekonomi syariah hadir sebagai wujud dalam membantu perekonomian para nasabah untuk mendapatkan keuntungan sesuai ajaran Islam. Kekayaan yang diperoleh dari kegiatan ekonomi dapat digunakan untuk zakat, infaq, dan shodaqah sesuai ajaran Islam.Memberikan Kebebasan sesuai Ajaran Islam.

Ekonomi syariah ini memberikan kebebasan pada para pelaku ekonomi untuk bertindak sesuai hak dan kewajiban mereka dalam menjalankan dan mengelola perekonomian dan kegiatan yang dilakukan haruslah positif sesuai ajaran yang berlaku dan mempertanggungjawabkan apa yang telah dilakukan.

Terikat dengan Aqidah, Syariah, serta Modal.

Semua kegiatan perkonomian didasarkan pada Aqidah ,sayriah dan moral untuk menyeimbangkan perkonomian.

Menjaga keseimbangan Jasmani dan Rohani.

Perekonomian syariah ini tujuannya bukan hanya sekedar keunutngan fisik saja, namun diarahkan untuk mendapatkan keuntungan dan ketenangan batin dalam hidup seseorang.

Akhir – akhir ini banyak yang membandingkan antara ekonomi syariah dan ekonomi konvensional. Dalam ekonomi syariah dan ekonomi konvensional ada beberapa perbedaan, baik dari segi prinsip dan penerapannya.

baca juga : https://www.ktinpremium.id/cara-bisnis-waralaba-yang-benar/

Merasa keuangan Anda Boros? Yuk Atur Keuangan sekarang!
Tips mengatur keuangan di 2019cara mengatur keuangan di 2019

Apabilan diabmil secara garis besarnya, ekonomi syariah dibuat dan berkembang berdasarkan ketentuan dalam agama islam, yang berbeda dengan ekonomi konvensional.

Antara ekonomi syariah dan ekonomi konvensional yang paling mudah diketahui adalah mengenai bunga. Dalam ekonomi syariah hanya mengenal bagi hasil dan bukan bunga. Sementara dalam ekonomi konvensional anda akan menemukan adanya bunga.

Berikut adalah perbedaan antara ekonomi syariah dan ekonomi konvensional.

Prinsip Dasar

Nah prinsip prinsip dasar ekonomi syariah dan ekonomi konvensional memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Inilah yang sangat mempengaruhi perbedaan segala tujuan, tindakan, norma serta pengembangan prinsip. Ekonomi konvensional bertujuan untuk melakukan pertumbuhan ekonomi. Sistem konvensional menganggap ketika pertumbuhan ekonomi berjalan dengan baik maka semua orang akan mencapai kepuasan individu yang diinginkan.

Sementara ekonomi syariah mempunyai prinsip bahwa agama dan ekonomi memiliki kaitan yang sangat erat, dimana kegiatan ekonomi dilakukan sebagai ibadah.

Perjanjian kredit

Didalam ekonomi konvensional perjanjian kredit dikenal dengan adanya perjanjian pokok atau baku. Perjanjian baku merupakan perjanjian yang dibuat sepihak. Perjanjian ini telah terlebih dahulu dibuat oleh pihak tertentu bahkan sebelum pihak lain datang.

Hak milik

Terdapat juga perbedaan antara ekonomi konvensional dan ekonomi syariah mengenai hak milik seseorang. Dua sistem ini memang sama-sama mengakui adanya hak milik seseorang akan tetapi perbedaan yang sangat jauh mengenai cara mendapatkan hak milik serta ketentuan mengenai hak milik tesebut.

Perbedaan Investasi

Perebedaan yang yang dimiliki antara ekonomi syariah dan ekonomi konvensional adalah tentang investasi. Lembaga seperti bank syariah dapat meminjamkan dananya pada seseorang jika jenis usaha yang baik dan halal. Dalam bank konvensional, seseorang diperbolehkan mengajukan pinjaman selama usaha yang dijalankan diperbolehkan dan dalam hukum positif.

Pembagian Keuntungan

Poin yang ini paling sering diketahui oleh masyarkat banyak. Ekonomi syariah dan ekonomi konvensional memiliki ketentuan yang berbeda dalam pembagian keuntungan. Bank konvensional menggunakan sistem bunga tetap ataupun mengambang. Sistem bunga tersebut diaplikasikan dalam semua pinjaman yang diberikan kepada nasabah.

Sementara bank syariah yang menggunakan ekonomi syariah tidak menggunakan sistem bunga, baik bunga tetap atau bunga mengambang. Pembagian keuntungan dalam bank syariah disesuaikan dengan akad atau kerjasama yang telah disepakati di awal atau pada saat perjanjian.

Pengawasan

Hal pengawasan ini, anda akan memahami adanya perbedaan antara bank konvensional dan bank syariah. Didalam operasional, bank konvensional diawasi sesuai dengan peraturan pemerintah dan hukum positif. Bank konvensional dapat diawasi oleh lembaga tertentu dan pihak internal di dalamnya. Sementara bank syariah tidak hanya diawasi oleh pemerintah atau lembaga tertentu namun juga memiliki dewan pengawas yang berbeda dari bank konvensional. Dewan pengawas dalam bank syariah terdiri dari ahli ekonomi yang memahami fiqih muamalah dan sekumpulan ulama.

lebih seru lagi klik : https://www.ktinpremium.com/

Sekian penjelasan tentang perbedaan ekonomi syariah dan ekonomi konvensional.

Semoga bermanfaat..