Apa itu Properti ? Yuk Simak di 2019 ini!

0
86
Apa itu properti ? Apa itu property ?
Apa itu properti ? Apa itu Property ?

Jika kita berbicara mengenai properti yang terbayang di awal di benak khalayak umum biasanya adalah rumah ataupun investasi. Hal itu tidak salah melainkan kurang tepat jika kita membatasi arti dari properti sebagai rumah/tanah ataupun investasi.

Apa itu properti ?

Kata properti berasal dari bahasa inggris “property” yang berarti sesuatu yang bisa dimiliki seseorang. Di Indonesia, istilah properti identik dengan rumah, tanah, ruko, gedung, atau gudang.

Apa itu properti ? Apa itu Property ?
Apa itu properti ? Apa itu Property ?

Kata properti merunjuk pada sesuatu yang biasanya dikenal sebagai entitas yang memiliki keterkaitan dengan kepemilikan seseorang atau sekelompok orang atas suatu hak eksklusif terhadap entitas tersebut.

Dilansir dari wikipedia, bentuk utama dari properti ini termasuk real property (tanah), kekayaan pribadi (personal property), Kepemilikan barang secara fisik lainnya, dan kekayaan intelektual.

Properti biasanya dipergunakan dalam berhubungan dengan :

  1. Kontrol atas penggunaan properti. Dalam artian bahwa pihak yang memiliki properti tersebut dengan dasar hukum yang benar-benar jelas dan dapat dibuktikan kepemilikannya, maka memiliki kontrol untuk menggunakan properti itu sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Hak atas semua keuntungan dari properti. Misal properti yang dimiliki tersebut disewakan kepada pihak lain, maka dia berhak menerima keuntungan berupa uang sewa.
  3. Hak memiliki secara eksklusif. Berartikan kepemilikan secara khusus terhadap properti yang di miliki, mau diapakan propertinya merupakan hak yang dimiliki dengan syarat properti yang dimiliki tersebut tidak melanggar peraturan yang berlaku.
  4. Hak untuk mengalihkan kepemilikan atau menjual properti. Pemilik properti yang sah secara hukum, mempunyai hak untuk menjual atau memberikan properti yang dimiliki kepada pihak lain. Dengan berpindah nya kepemilikan tersebut maka hak-hak yang disebutkan di atas akan berpindah kepada pemilik properti yang baru dengan syarat telah mengurus pergantian kepemilikan atas properti tersebut dalam bentuk sertifikat atau lainnya sesuai peraturan yang berlaku.

Properti memiliki nilai jual yang berbeda-beda, hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :

  1. Keadaan atau kondisi properti.
    Mengapa hal ini bisa mempengaruhi? Tentunnya keadaan atau kondisi properti yang baik akan meningkatkan nilai jualnya.
  2. Lokasi
    + Dalam memilih properti terdapat konsep yang disebut 4L yaitu Lokasi, Lokasi, Lokasi dan Lokasi. Jadi, pikirkan dan tentukan lokasi yang ingin anda memiliki properti. Untuk lokasi tidak harus selalu ditempat yang ramai atau ditengah kota. Kita harus bisa mendefinisikan terlebih dahulu apa tujuan kita dalam membeli properti tersebut.
    + Jika anda ingin untuk usaha berdagang barang-barang kebutuhan sehari-hari, tentunya lokasi yang ramai adalah yang harus anda perhatikan.
    + Jika anda ingin untuk tempat tinggal yang nyaman bersama keluarga, lokasi yang asri dan tenang lah yang harus anda cari. Namun tetap berada dalam jangkauan anda dalam melakukan kegiatan lainnya.
    + Jika anda ingin tempat yang tidak jauh dari orang tua atau mertua tentu lokasi nya juga harus ada di sekitar tempat tinggal orang tua atau mertua anda.
    Intinya tentukan dulu tujuan awal anda dalam memilih properti.
  3. Melihat perbandingan harga properti lain yang ada disekitar lingkungan tersebut sebagai bahan pertimbangan anda dalam menilai berapa banyak uang yang harus anda keluarkan untuk membeli properti tersebut. Tentunya harga yang layak dan sesuai dengan perbandingan harga yang ada.
  4. Banyak sedikitnya minat pembeli lain untuk memilih properti di tempat tersebut. Sesuai dengan hukum supply and demand, jika banyak penawaran dan barang yang ditawarkan langka maka harga akan semakin naik.
  5. Daya kegunaan properti dan kondisi dari properti yang ada, apakah sudah siap ditempati atau masih perlu direnovasi.
  6. Berada di kawasan yang sedang tumbuh sehingga harga akan terus naik.
  7. Kemudahan akses dan Fasilitas Umum (Fasum) serta Fasilitas Sosial (Fasos) yang ada di sekitar properti.

Nah itu dia tadi beberapa penjelasan mengenai properti. Mulai dari definisi properti hingga faktor-faktor yang mempengaruhi properti. Semoga bisa bermanfaat bagi anda dan anda bisa lebih tahu mengenai apa itu properti. Terima Kasih 🙂

Baca Juga Artikel Lainnya :