Balai Latihan Kerja Boyolali Kerjasama dengan Pesantren

0
44
Balai Latihan Kerja Boyolali Kerjasama dengan Pondok Pesantren

Tingkatkan skill tenaga kerja, Balai Latihan Kerja (BLK) boyolali bekerja sama dengan pondok pesantren.

BLK Boyolali (Balai Latihan Kerja) ialah sarana dan prasarana tempat latihan untuk medapatka keterampilan atau yang ingn mendalami keahlian individu masing-masing.

Secara umum BLK adalah membuka fasilitas diberbagai bidang kejuruan antara lain : kejuruan tekhnik sepeda motor, kejuruan tekhnisi komputer, kejuruan operator komputer, kejuruan tata busana, kejuruan teknik pendingin, kejuruan tata graha, kejuruan tata boga dan masih banyak yang lainnya.

Bahkan BLK juga mefasilitasi untuk keahlian dlam bidang Bahasa asing seperti bahasa Inggris, bahasa jeang, bahasa korea, bahasa mandarin.

Salah satu dari uapaya pemerintah dalam mengurangi pengangguran di masyarakat adalah dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat agar mengacu pada kebutuhan industri dan pasar.

Adanya (BLK) atau balai latihan kerja yang tersebar diberbagai daerah di Indonesia, yang salah satunya ada di kabupaten Boyolali yang berada dibawah naungan Dinas Koperasi danTenaka kerja (Diskopnaker) Kabupaten Boyolali.

Pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 Balai Latihan Kerja (BLK) Khusus di lingkungan pondok pesantren rampung pada 2019.

Muhammad Hanif Dhakir selaku menteri ketenagakerjaan menyebutkan langkah ini sebagai komitmen bahwa pemerintah dalam pemerataan peningkatan sumber daya manusia lintas komunitas. Hanif berharap kehadiran BLK pesantren mampu melengkapi pedidikan serta peningktan kemampuan (skill) para santri.

Para santri akan dibekali pelatihan vokasi selama 2 tahun penuh, tanpa dikenakan biaya sepeserpun.

Hanif dhakiri selaku menteri ketenagakerjaan mengatakan, terobosan BLK di pesaantren karena jokowi paham betul pesantren itu kebanyakan biayanya gratis. Bahkan ada santri yan menumpang dirumah kyai dengan konsekuensi membantu kegiatan ekonomi. jadi para santri secara tidak langsung selain belajar ilmu agama juga bisa menguasai ilmu kerja.

Adapun dari 1.000 BLK (Balai Latihan Kerja), penandatanganan kerja sama hap pertama dilakukan dengan jumlah 500 pesantren.

Disisi lain menaker Hanif Dhakiri juga menjelaskan, Setiap pesantren boleh mengajukan diri untuk mendapatkan bantuan dana pembangunan BLK komunitas. tapi harus memenuhi syarat,antara lain harus mempunyai lahan kosong yang cukup luas untuk membangun gedung beserta penunjangnya.

Apabila disetujui , maka tim dari kemenaker bakal turut melakukan pengwasan pembangunan BLK. Hal ini untuk memastian bahwa tidak ada penyelewengan anggaran unutk pembangunan gedung beserta fasilitasnya.

Adapun dari 1.000 BLK, salah satunya berada di kabupaten boyolali. Balai Latihan Kerja yang berada di Kabupaten Boyolali ini telah melakukan kerjasama dengan pesantren-pesantren yang tersebar di kabupaten Boyolali.

Banyaknya pesantren yang tersebar sampai pelosok peolsok diKabupaten boyolali ini menjadi salah satu ujung tombak dalam meningkatkan skill pekerja yang sampai akar bawah masyarakat.

Disisi lain agar masyarakat boyolali pada umunya dan yang khusunya para santri yang berada di kabupaten Boyolali ini mampu meningkatkan skill serta mampu bersaing dalam dunia kerja maupun dunia usaha yang semakin hari semakin tahun sangat ketat persaingannya.

Tak hanya itu, Kerja sama Balai Latihan Kerja (BLK) dengan pesantren ini juga untuk mengantisipasi tantangan zaman akan tekhnologi yang semakin hari semakin cangih agar para santri tidak gaptek atau tidak ktinggalan zaman dan yang nantinya tidak tergerus oleh zaman.

Salah satunya adalah pondok pesantren di kecamatan sawit kabupaten Boyolali. salah satu kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh para santri pondok ini adalah melakukan finishing dari bahan baku kayu jati. dari BLK diajarkan cara finshing berbgai bahan seperti kursi sekolah, meja sekolah, rak sepatu dari kayu.

Disisi lain pelatihan BLK yang bekerja sama dengan pondok pesantren khususnya di Kabupaten Boyolali ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesional skill agar masyarakat khusunya di daerah boyolali mampu bersaing dengan dunia luar dan mempunyai akhlakul karimah yang baik.

Selain itu secara tidak langsung merubah stigma masyarakat bahwa di pesantren itu hanya bisa ngaji saja.

Jadi buat orang tua jangan ragu untuk memondokkan anak anda agar bisa jadi anak yang solih solihah juga mempuyai skill kerja yang bagus dan juga mempunyai akhlak yang sesuai tradisi di bumi nusantara ini. Tapi pilihah pondok yang mengajarkan islam rahmatan lil’alamin.

Santri Mbangun Negeri
Ayo Mondok Pesantrenku Keren!

Baca Artikel Lainnya :

Agrowisata penyumbang ekonomi daerah boyolali

Tanam Tanaman Obat, Warga Desa Sobayan Manfaatkan Lahan Kosong 2019