Pengertian, Jenis, dan Contoh Badan Usaha Milik Negara

0
6

Apa itu BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Itu ?

Dalam UU Nomor 19 Tahun 2003, Badan Usaha MIlik Negara (BUMN) adalah suatu badan usaha yang dimana modal yang dimiliki pemerintah berasal dari kekayaan negara.

Dalam sistem perekonomian nasional BUMN berperan sebagai pelaku ekonomi yang berlaku secara nasional. Tujuan awal didirikannya BUMN ini adalah untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, dan memenuhi setiap kebutuhan masyarakat di berbagai sektor. Contohnya, Sektor pertanian, perikanan, transportasi, telekomunikasi, perdagangan, listrik, keuangan hingga pada sektor konstruksi.

Apa Tujuan-Tujuan dari BUMN Ini?

  1. Menambah penerimaan untuk Negara diberbagai sektor yang ada dalam BUMN;
  2. Bertanggung jawab terhadap penyediaan jasa serta barang yang berkualitas untuk memenuhi hajat hidup masyarakat;
  3. Memberikan bantuan untuk pertumbuhan serta perkembangan ekonomi nasional;
  4. Mendapatkan keuntungan dari seluruh sektor BUMN yang ada;
  5. Berpartisipasi aktif untuk membimbing dan untuk membantu pengusaha ekonomi lemah berupa koperasi dan masyarakat;
  6. Menjadi pelopor berbagai kegiatan usaha yang masih belum dilakukan koperasi maupun pihak swasta.

Apa Fungsi dari Badan Usaha Milik Negara Ini?

  1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyediakan produk barang dan jasa yang bernilai ekonomis yang tidak disediakan oleh badan usaha milik swasta.
  2. BUMN menjadi alat pemerintah Indonesia untuk mengelola serta menata kebijakan perekonomian masyarakat Indonesia.
  3. Untuk menyediakan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan orang banyak.
  4. BUMN menjadi pelopor berbagai sektor ekonomi yang masih belum diminati oleh para pihak swasta (BUMS).
  5. BUMN tidak hanya menyediakan lapangan kerja, namun bisa juga menambah pendapatan negara.
  6. Mendorong usaha kecil koperasi dan mikro untuk berkermbang.
  7. Meningkatkan dan mendorong aktivitas masyarakat di berbagai jenis lapangan usaha.

Apa Jenis-Jenis dari BUMN Ini?

Sesuai dengan UU RI Nomor 19 Tahun 2003 yang dijelaskan juga mengenai bentuk-bentuk BUMN yang ada di Indonesia. BUMN dibedakan jadi 2 jenis yaitu Badan Usaha Perseroan (Persero) dan Badan Usaha Umum (Perum). Berikut ini penjelasannya :

Badan Usaha MIlik Negara
Sumber : www.google.co.id

1. Badan Usaha Perseroan (Persero/ PT)

Badan Usaha ini memiliki modal paling sedikit (minimal 51 Persen) dari total badan usaha dan sisanya bisa berasal dari pihak lain. Badan ini diatur oleh Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 1998, dimana sebagian besar sahamnya harus dimiliki Negara.

Umumnya Persero didirikan karena adanya usul dari presiden, namun kenyataanya praktiknya di jalanankan oeh Menteri dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Hampir semua karyawan dalam Persero merupakan pegawai negeri yang bertanggung jawab langsung kepada negara.

Ciri-Ciri dari BUMN Perseroan :

  1. Usulan pendiriannya dilakukan oleh menteri;
  2. Modalnya berbentuk saham;
  3. Pemimpinnya adalah direksi;
  4. Sebagian atau seluruh modal merupakan milik negara;
  5. Pekerja persero berstatus Pegawai Negeri Sipil;
  6. Tidak mendapatkan fasilitas dari negara;
  7. Status suatu perseroan terbatas diatur didalam undang-undang;
  8. Tujuan utama BUMN Perseroan adalah untuk mendapatkan laba;

Contoh Badan Usaha Milik Negara Perseroan :

  • PT Pertamina
  • PT Balai Pustaka
  • PT Garam
  • PT Pindad
  • PT Kereta Api Indonesia
  • PT Garuda Indonesia
  • PT Kimia Farma Tbk
  • PT Krakatau Steel Tbk
  • PT Adhi Karya Tbk
  • PT Perusahaan Listrik Negara
  • Dan lain-lain

2. Badan Usaha Umum (Perum)

Badan Usaha Umum ini mempunyai modal yang seluruhnya berasal dari negara. Perum tidak membagi perusahaannya berdasar saham dan kepemilikan Perum ini sepenuhnya ada di tangan pemerintah.

Dalam visi dan misinya, Perum ini memiliki tujuan untuk melakukan penyertaan modal dalam usaha lain atas persetujuan dari menteri. Meskipun seluruh modalnya berasal dari negara, tapi pengelolaannya terpisah dari kekayaan negara.

Ciri-Ciri BUMN Perum :

  1. Didirikan bertujuan untuk melayani kebutuhan masyarakat;
  2. Dipimimpin oleh direksi atau direktur;
  3. Modalnya bisa dihimpun banyak pihak;
  4. Pengelolaan modal dari pemerintah terpisah dengan kekayaan negara;
  5. Modal berbentuk obligasi atau saham untuk perusahaan go public;
  6. Pegawainya adalah pegawai perusahaan dari swasta.

Contoh Badan Usaha Milik Negara Perum :

  1. Perum Damri
  2. Perum Pegadaian
  3. Perum Balai Pustaka
  4. Perum Bulog
  5. Perum Jasatirta
  6. Perum Antara
  7. Perum Peruri
  8. Perum Perumnas
  9. Dan lain-lain

Apa Kelebihan dan Kekurangan dari BUMN?

Sama dengan badan usaha yang lain, BUMN juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Berikut ini beberapa kelebihan dan kekurangan dari BUMN :

1. Kelebihan Badan Usaha Milik Negara

  • BUMN menguasai berbagai sektor yang penting bagi kehidupan masyarakat di Indonesia;
  • BUMN mendapat jaminan maupun dukungan dari negara;
  • Permodalan BUMN berasal dari negara;
  • Kelangsungan hidup perusahaan BUMN lebih terjamin;
  • BUMN menjadi sumber pendapatan negara.

2. Kekurangan Badan Usaha Milik Negara

  • Dalam pengelolaan faktor-faktor produksi, BUMN seringkali tidak efisien;
  • Manajemen BUMN sekarang ini terlihat kurang profesional;
  • BUMN sering menimbulkan monopoli atas sektor-sektor penting;
  • Pengelolaan BUMN sering terhambat dengan adanya peraturan-peraturan yang mengikat;
  • BUMN sulit mendapatkan keuntungan bahkan sering mengalami kerugian.

Demikian penjelasan singkat dari pengertian BUMN (Badan Usaha Milik Negara), fungsi BUMN, jenis-jenis BUMN, kelebihan dan kekurangan BUMN, dan Contoh dari Badan Usaha Milik Negara tersebut. Dapat disimpulkan bahwa BUMN ini memiliki peran yang penting bagi masyarakat Indonesia untuk menyediakan suatu lapangan pekerjaan dan juga dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Semoga bermanfaat.

Baca Juga Artikel Lainnya :

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here