Agrowisata Tambah Penyumbang Ekonomi Boyolali 2019

0
290
Argowisata boyolali

Agrowisata Menambah Penyumbang Ekonomi Boyolali 2019. Agrowisata merupakan bagian dari objek wisata yang memanfaatkan usaha pertanian, peternakan, atau bidang yang lainnya sebagai objek wisata. Pada era otonomi daerah, agrowisata dapat dikembangkan pada masing-masing daerah sehingga mengurangi persaingan antar daerah, mengingat kondisi wilayah dan budaya masyarakat di Indonesia sangat beragam.

Agrowisata juga merupakan sarana tempat promosi daerah dan pendidikan sehingga membutuhkan konsep desain arsitektur ekologis, atraktif serta penataan kawasan agrowisata yang dapat memberikan kenyamanan serta dapat menampung berbagai aktivitas yang ada di dalamnya. Potensi Agrowisata di Boyolali dengan tawaran konsep wisata rekreasi yang atraktif dan edukatif menjadikan salah satu andalan kabupaten Boyolali dalam upaya mengembangkan potensi daerah.

Agrowisata Penyumbang Ekonomi Boyolali

Kabupaten Boyolali berada di jalur wisata Solo-Selo-Borobudur (SSB). Jalur ini menjadi salah satu kawasan pengembangan pariwisata di Jawa Tengah yang berbasis masyarakat. Hal ini menjadi ikon penting dalam pengembangan wisata agro untuk mendukung kegiatan wisata lainnya yang dikembangkan di kawasan SSB. Dalam konteks seperti itulah, penelitian ini menjadi relevan terutama dalam usaha meningkatkan pendapatan penduduk melalui kegiatan agro wisata.

Dalam upaya memberdayakan ekonomi masyarakat pedesaan melalui pengembangan pariwisata berbasis sumber daya pertanian, diperlukan langkah-langkah antara lain :

  1. Dalam usaha memberdayakan masyarakat dalam kegiatan agrowisata, perlu mengikutsertakan semua elemen masyarakat desa secara luas dengan partisipasi aktif mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pemanfaatan hasilnya;
  2. Pengembangan agrowisata membutuhkan pemahaman dan komitmen yang tinggi dari pemerintah dan semua stakeholders pariwisata lainnya sehingga perlu dibangun kerjasama yang sinergi antar-elemen masyarakat;
  3. Meskipun pengembangan agrowisata berbasis masyarakat, tetapi tetap diperlukan adanya pembinaan dan intervensi kebijakan baik pemerintah maupun dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dan infrastruktur pendukung lainnya di kawasan agrowisata.

Dengan menyadarinya agrowisata penyumbang ekonomi Boyolali maka Pemerintahan Kabupaten Boyolali menempatkan pariwisata sebagai salah satu prioritas penggerak ekonomi masyarakat melalui industri pariwisata yang berbasis pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

Untuk itu pada tahun 2019, beberapa wilayah lahan atau peternakan di Boyolali dijadikan sebagai agrowisata seperti sapi perah yang berada di Kecamatan Cepogo, peternakan kelinci, sayur-mayur segar dari Kecamatan Selo dan pertanian sawah padi di daerah timur Kabupaten Boyolali. Potensi hasil lahan di daerah Boyolali ini cukup menarik sebagai tujuan agrowisata.

Agrowisata Sapi Perah Cepogo dan Selo

source : google.com

Kabupaten Boyolali terkenal dengan usaha pengembangan sapi perah dan penggemukan sapi. Jarak dari Kabupaten Boyolali adalah 13 km ke arah Barat. Jalan ke Cepogo menanjak karena topografinya merupakan pegunungan. Hal ini menyebabkan iklim yang dingin sehingga memungkinkan pemeliharaan sapi perah. Cepogo ditetapkan menjadi lokasi agrowisata sapi perah. Jika ingin lebih ke atas ke dekat puncak Merapi dan Merbabu, di kawasan kecamatan Selo terdapat Desa Wisata Samiran yang juga menjadi basis agrowisata sapi perah di Boyolali.

Jika Anda berkunjung ke Boyolali, sempatkanlah datang ke tempat pemerahan sapi yang terletak di Kecamatan Cepogo. Kondisi kendaraan harus prima karena medan yang menanjak dan jalan yang berkelok-kelok. Anda dapat melihat proses pemerasan susu sapi. Jika ingin mencoba dapat juga berpartisipasi memerah susu sapi dengan tuntunan peternak.

Dan yang pasti, Anda dapat meminum susu yang masih segar hasil perasan peternak sapi, sekaligus hasil-hasil olahan susu, seperti keju, yogurt, kerupuk susu, stik susu, dan dodol susu. Keju dengan merek “Meneer” merupakan produksi pabrik keju PT Nedin yang berlokasi di Desa Samiran dan menggunakan susu asli Samiran. Yogurt dengan merek “Mer’s Yogurt” juga produksi desa Samiran. Melalui produk-produk tersebut diharapkan dapat menaikkan kembali citra Boyolali sebagai Kota Susu.

Agrowisata Sayur Selo

penyumbang ekonomi boyolali

Kecamatan Selo merupakan wilayah yang secara umum memiliki potensi yang lengkap untuk pengembangan agrowisata.sayuran merupakan tanaman yang memiliki potensi tinggi sebagai penyangga agrowisata di kawasan Selo. Terletak di kawasan objek wisata Selo, 25 km ke arah Barat dari Kabupaten Boyolali. Para pengunjung dapat menikmati dan memetik sendiri aneka ragam sayuran, antara lain: wortel, kol, daun adas, dan lain-lain.

Agrowisata Padi

sawah

Jarak 10 km ke arah Timur Kabupaten Boyolali. Agro wisata padi merupakan wahana yang tepat untuk menumbuh-kembangkan kecintaan generasi muda pada padi. Dengan adanya agro wisata padi, generasi muda akan dapat berinteraksi langsung dengan objek wisata.

Potensi agrowisata di Desa Kuwiran Kecamatan Banyudono secara umum juga sangat tinggi dalam arti memiliki sarana dan prasarana yang relatif lengkap untuk pengembangan agrowisata. Antusiasme masyarakat setempat dalam mengembangkan agrowisata tanaman padi menjadikan desa ini layak dijadikan embrio bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui agrowisata.

Agrowisata Kerajinan Logam

Argowisata kerajinan logam

Kerajinan khas daerah menjadi salah satu buah tangan yang unik ketika berkunjung di Boyolali ini. Salah satunya kerajinan logam dari daerah Tumang yang merupakan salah satu penyumbang PAD yang signifikan. Kerajinan ini berbahan dasar tembaga, kuningan atau alumunium.

Kerajinan yang awalnya turun temurun ini kini menjadi industri rumah yang cukup menopang perekonomian masyarakat di daerah Tumang. Kemudian kerajinan kayu di daerah Mojosongo, Boyolali. Kerajinan ini memproduksi mainan berbentuk mobil atau sepeda motor dengan detail menyerupai aslinya.

Potensi agrowisata di Boyolali meningkat pada tahun 2019. Peningkatan ini dikarenakan pemerintah Boyolali mengoptimalkan agrowisata di beberapa sektor, sehingga agrowisata penyumbang ekonomi Boyolali yang terbanyak pada tahun ini.

Baca juga : tips berinvestasi syariah